Langsung ke konten utama

Postingan

Catatan September

 Selamat Idul Fitri 1432 H. Taqabalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. September ini penuh cerita. Mulai dari diejek habis-habisan sama seorang siswi kelas sepuluh karena tempat pensilku yang lecek berwarna pink bunga-bunga ada hello kittynya isinya penuh pensil warna kaya anak tk. Padahal itu punyaku 100%, punya seorang anak sma. Sumpah ya malu-maluin banget waktu tuh barang ketinggalan di ava dan aku tanya ke mas-mas ppl olahraga dengan menyebutkan ciri-cirinya. Mending juga aku mau bawa tempat pensil. Ada konflik, ada canda, ada tawa, ada tangis, ada usaha, ada bahagia, ada susah, ada ringan, ada kehangatan, ada berat. Ada senyum, ada duka, ada masalah, ada keberhasilan, ada penasaran, ada ketakutan, ada seru. Semua ada, lengkap, berirama seindah lagu-lagu yang dinyanyikan hati-hati yang penuh cinta. Aku berterimakasih sekali pada semua yang telah mensukseskan pelatihan siaga bencana kemarin. Hampir setahun aku memendam penasaran tentang 6 jenis tanah longsor,...
Reaksi Endoterm dan Reaksi Eksoterm Reaksi Endoterm dan Eksoterm v  Reaksi endoterm adalah reaksi yang disertai dengan perpindahan kalor dari lingkungan ke sistem ( kalor diserap oleh sistem dari lingkungannya ); ditandai dengan adanya penurunan suhu lingkungan di sekitar sistem. v  Reaksi eksoterm adalah reaksi yang disertai dengan perpindahan kalor dari sistem ke lingkungan ( kalor dibebaskan oleh sistem ke lingkungannya ); ditandai dengan adanya kenaikan suhu lingkungan di sekitar sistem. v  Reaksi eksoterm pada umumnya berlangsung spontan, sedangkan reaksi endoterm tidak. v  Pada reaksi endoterm :  ( bertanda positif ) v  Pada reaksi eksoterm :  ( bertanda negatif ) http://diannovitasari.wordpress.com/reaksi-endoterm-dan-reaksi-eksoterm/

Bangkitlah Negriku - Shoutul Harakah

Tatap tegaklah masa depan Tersenyumlah tuk kehidupan Dengan cinta dan sejuta asa Bersama membangun Indonesia Pegang teguhlah kebenaran Buang jauh nafsu angkara Berkorban dengan jiwa dan raga Untuk tegaknya keadilan Bangkitlah negeriku harapan itu masih ada Berjuanglah bangsaku jalan itu masih terbentang Bangkitlah negeriku harapan itu masih ada Berjuanglah bangsaku jalan itu masih terbentang Selama matahari bersinar Selama kita terus berjuang Selama kita satu berpadu Jayalah negeriku jayalah! ...

Dirgahayu Ibu

Puluhan tahun merawat kami Ratusan doa mengiringi langkah kami Ribuan dukungan mendorong kami Jutaan cinta mengasuh kami Milyaran keikhlasan membimbing kami Tak terhingga kesabaran mendidik kami Tak terhitung lelah membina kami Hari ini genap 42 tahun umurmu, Ibu Terimakasih atas kasih sayangmu yang indah dan takkan habis terkikis waktu * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * <3
Semoga pesantren kilat kali ini bisa bermanfaat, dapat menyatukan hati-hati yang berserakan dalam suatu wadah persaudaraan, mempersatukan langkah menuju masa depan, bergerak dengan perbaikan, meraih impian dan keinginan, menggoreskan catatan sejarah yang indah dalam tiap-tiap memori. :)

Kebesaran Hati

Ada seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yang sedang dirundung masalah. Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masalahnya. Pak tua bijak hanya mendengarkan dengan seksama, lalu ia mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta anak muda itu untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya serbuk pahit itu ke dalam gelas dan di aduk perlahan. “Coba minum ini dan katakan bagaimana rasanya?” ujar pak tua “Pahit sekali” jawab pemuda Pak tua itu tersenyum, mengajak pemuda itu untuk berjalan ke tepi telaga belakang rumahnya. Mereka berjalan berdampingan dan akhirnya sampai ke tepi telaga yg tenang itu. Sesampai di sana, Pak tua itu kembali menaburkan serbuk pahit ke telaga itu dan dengan sepotong kayu ia mengaduknya. “Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah” Saat si pemuda mereguk air itu, Pak tua bertanya lagi, “Bagaimana rasanya?” “Segar” sahut si Pemuda “Apakah kamu merasakan pahit di dalam air itu?” tanya pak tua “Tidak” sahut Pemuda Pak tua tertawa terbahak-bahak ...